Tomoriku menyediakan beberapa e-book tentang blog FREE untuk para pembaca. E-book gratis ini akan segera dikirimkan pada 10 pembaca yang beruntung. Free Blogs e-book akan dikirimkan lewat alamat e-mail yang anda daftarkan pada newsletter Tomoriku (form di pojok kanan atas www.tomoriku.blogspot.com) pada tanggal 20 Oktober 2009. Jadi, segera daftarkan e-mail anda ke www.tomoriku.blogspot.com :D Selengkapnya...
Sunday, September 20, 2009
Monday, August 31, 2009
Jujur Saja
“Ya Rasulullah. sebenarnya hamba ini seringkali berbuat dosa dan sulit untuk meninggalkannya.”
Maka Rasulullah menjawab, “Maukah kau berjanji untuk meninggalkan omongan bohong?”
“Ya, saya berjanji!” jawab lelaki itu singkat.
Selepas itu, dia pun pulang ke rumah.
Menurut riwayat, sebelum lelaki itu memeluk Islam, dia terkenal sebagai seorang yang kegemarannya adalah mencuri, berjudi dan meminum minuman keras. Maka setelah dia memeluk agama Islam, dia berupaya untuk meninggalkan semua keburukan itu. Sebab itulah dia meminta nasihat dari Rasulullah. Dalam perjalanan pulang dari menemui Rasulullah, lelaki itu berkata dalam hatinya,
“Berat juga meninggalkan apa yang dikehendaki oleh Rasulullah.”
Maka setiap kali hatinya terdorong untk berbuat jahat, hati kecilnya terus mengejek.
“Berani kau berbuat dosa. Apakah jawaban kamu nanti apabila ditanya oleh Rasulullah? Sanggupkah engkau berbohong kepadanya?” bisik hati kecilnya.
Setiap kali dia berniat jahat, dia teringat segala pesan Rasulullah, dan setiap kali pulalah hatinya berkata,
“Kalau aku berbohong kepada Rasulullah berarti aku telah mengkhianati janjiku padanya.”
Setelah dia berjuang dengan hawa nafsunya, akhirnya lelaki itu berhasil menentang kehendak nalurinya. Sejak hari itu bermula babak baru dalam hidupnya. Dia telah berhijrah dari kejahatan kepada kemuliaan hidup seperti yang digariskan oleh Rasulullah hingga akhirnya dia berubah menjadi mukmin yang soleh dan mulia.
Selengkapnya...
Orang yang Diperbolehkan Tidak Berpuasa
1. Musafir (orang yang sedang dalam perjalanan)
Beberapa ulama mensyaratkan bahwa musafir yang diperbolehkan untuk membatalkan atau tidak berpuasa adalah perjalanan sejauh +89 km dan bukan perjalanan untuk keperluan maksiat. Beberapa ulama berpendapat bahwa saat ini aturan yang memperbolehkan membatalkan puasa bagi musafir tidaklah berlaku lagi karena tidak terdapat lagi kesulitan dalam perjalanan sebagaimana di zaman dahulu. Namun demikian, pendapat yang lebih shahih adalah yang menyatakan bahwa sulit ataupun tidak, setiap musafir berhak mendapatan keringanan ini. Namun demikian, mereka wajib menggantinya di kesempatan lain.
2. Orang yang Sedang Sakit
Sakit di sini maksudnya adalah sakit yang jika puasanya dilanjutkan akan semakin parah akibatnya. Untuk memutuskan apakah seseorang berhak tidak berpuasa karena sakit tidak dibutuhkan pendapat seorang ahli (dokter). Pada dasarnya setiap ibadah adalah urusan pribadi antara seseorang dengan Tuhannya. Oleh sebab itu, apabila dia jujur, sungguh nikmat dan kasih sayang Allah amat besar. Seandainya ia berbohong, maka sesungguhnya azab Allah amat keras. Mereka juga diwajibkan mengganti puasa yang dibatalkan di hari lain.
3. Wanita Hamil atau Menyusui
Wanita hamil atau menyusui berhak untuk membatalkan puasanya. Mereka diwajibkan untuk menggantinya di hari lain atau membayar fidyah (memberi makan satu orang miskin).
4. Orang yang Lanjut Usia
Orang yang dikarenakan usianya yang telah lanjut, sehingga tidak sanggup lagi melaksanakan puasa berhak untuk membatalkan puasanya. Namun demikian, ia tidak wajib menggantinya di hari lain karena memang sudah tidak sanggup lagi secara fisik. Penggantinya adalah membayar fidyah.
5. Orang yang Kerjanya Menguras Kondisi Fisik
Mereka yang pekerjaannya menguras kondisi fisik di sini maksudnya adalah orang-orang yang pekerjaannya berat tetapi juga penting bagi masyarakat. Semisal sopir dll. Yang jika mereka mengalami penurunan kondisi fisik yang luar biasa dapat membahayakan jiwa mereka dan orang lain. Mereka wajib mengganti puasanya di hari lain.
6. Orang yang Dipaksa Tidak Berpuasa
Di masa sekarang bukanlah hal yang mustahil terjadi seseorang dipaksa tidak berpuasa. Sudah sering kita mendengarkan instansi-instansi sekuler (pemerintah) maupun non muslim yang melarang pemakaian jilbab. Bukan tidak mungkin dalam waktu dekat akan ada yang tidak memperbolehkan umat Islam berpuasa. Apalagi melihat kondisi Indonesia akhir-akhir ini yang semakin mendekati gaya hidup bangsa-bangsa maju.
Selengkapnya...
Sunday, August 30, 2009
Tanda-tanda Kemiskinan
“Sangat menyenangkan ayah.” Jawab anaknya.
“Apakah kamu sudah melihat betapa banyak orang miskin di dunia ini?”
“Apa yang telah kamu pelajari?”
Anak laki-lakinya menjawab, “Kita punya seekor anjing di rumah, tapi mereka punya empat. Kita punya kolam sepanjang taman, tapi mereka punya sungai kecil yang tak berujung. Kita punya lampu-lampu taman yang indah, tapi mereka punya bintang-bintang. Halaman kita seluas lapangan bola, tapi mereka hanya dibatasi oleh cakrawala.”
Ayahnya terdiam mendengar perkataan sang anak.
“Terimakasih Ayah, karena telah menunjukan betapa miskinnya kita.” Sambung sang anak.
Selengkapnya...
Syarat Wajib Puasa
1. Beragama Islam
2. Berakal sehat
3. Baligh (sudah cukup umur)
4. Mampu melaksanakannya
Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS Al Baqarah : 184)
5. Orang yang sedang menetap (tidak sedang dalam perjalanan)
”(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).
Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (QS Al Baqarah : 185)
Selengkapnya...
Saturday, August 29, 2009
Membuat Perubahan...
Ia bertanya, “Selamat pagi, apa yang sedang kau lakukan?”
Laki-laki muda itu berhenti sejenak dari kerjanya dan menjawab, “Melemparkan bintang laut kembali ke laut.”
“Matahari mulai meninggi, sebentar lagi air surut. Kalau aku tidak melemparkan mereka ke laut, mereka akan mati kekeringan.”
“Tapi, tidakkah kau berfikir semua itu akan sia-sia? Ada pantai yang sepanjang ratusan kilometer, mungkin terdampar ratusan bintang laut. Apakah kau bisa merubah keadaan mereka semua?”
Lelaki itu terdiam sejenak, kemudian melanjutkan pekerjaannya tadi, “Setidaknya aku bisa membuat perbedaan untuk yang satu ini.” Sambil melemparkan bintang laut itu ke lautan.
Selengkapnya...
Puasa
Puasa wajib
• Puasa Ramadhan
• Puasa Nazar
• Puasa Kifarat
Puasa sunat
• Puasa 6 hari di bulan Syawal
• Puasa Arafah (9 Zulhijjah)
• Puasa Senin-Kamis
• Puasa Daud (sehari puasa, sehari tidak)
• Puasa Asyura (pada tanggal 10 Muharam)
Puasa haram
Meski puasa menjadi salah satu ibadah yang diwajibkan kepada umat Islam, dan ada banyak pula puasa yang disunatkan untuk dikerjakan, puasa juga memiliki waktu yang diharamkan. Saat diharamkan berpuasa ini, umat muslim tidak dianjurkan dan bahkan dilarang untuk menahan diri dari segala yang membatalkan puasa. Hikmahnya adalah ketika semua muslim bergembira, maka setiap muslim wajib untuk mengikuti atau merayakan kegembiraan tersebut.
Di antara waktu yang dilarang berpuasa adalah :
• Berpuasa pada Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal)
• Berpuasa pada Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijjah)
• Berpuasa pada hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah)
Puasa makruh
Selain hari-hari yang diharamkan tersebut, ada pula waktu dimana umat Islam dianjurkan untuk tidak berpuasa, yaitu ketika ada kerabat atau teman yang sedang mengadakan pesta syukuran atau pernikahan. Hukum berpuasa pada hari ini bukanlah haram, melainkan makruh, karena Allah tidak menyukai jika seseorang hanya memikirkan kehidupan akhirat saja sementara kehidupan sosialnya (menjaga hubungan dengan kerabat atau masyarakat) ditinggalkan.
Selengkapnya...
Friday, August 28, 2009
Peristiwa Bersejarah yang Terjadi Pada Bulan Ramadhan
1. Perang Badar: 17 Ramadhan 2 H - Pertempuran pertama yang dilakukan kaum Muslimin setelah mereka hijrah ke Madinah, melawan kaum Quraisy dari Mekah. Karena strategi perang yang baik dan efektif, pertempuran berakhir dengan kemenangan pihak Muslim yang berkekuatan +300 orang melawan sekitar +1000 orang dari Mekah.
2. Pembunuhan atas Ali bin Abi Thalib: 21 Ramadhan 40 H - Khulafaur Rasyidin keempat dan terakhir, dibunuh oleh seorang yang bernama Abdurrahman bin Muljam. Beliau meninggal pada tanggal 23 Ramadhan pada tahun itu juga. Kematiannya menandai berakhirnya sistem kekhalifahan Islam, dan kemudian dimulailah sistem kepemimpinan dinasti.
3. Proklamasi kemerdekaan Indonesia : 9 Ramadhan 1364 H – Proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 1945 bertepatan dengan bulan Ramadhan.
4. Tentara Muslim berhasil membebaskan Al Aqsha dari kepungan Tentara Salib : Ramadhan 584 H – Dalam Perang Hittin, Tentara Muslim yang dipimpin Shalahuddin Al Ayyubi berhasil mengusir Tentara Salib.
Selengkapnya...
Go! Blog
GO!BLOG adalah buku pertama yang kita review pada kesempatan kali ini. Buku ini, sesuai dengan namanya, menjelaskan bagaimana caranya membuat blog. Trend blogging yang memang sedang menghangat di dunia maya merupakan sumber keingintahuan banyak orang. Buku ini memiliki kelebihan karena menjelaskan blog dengan cukup lengkap pada dua format yaitu Blogger (Blogspot) dan Wordpress.
Penjelasan yang diberikan gampang diikuti dan diterapkan oleh pemula sekalipun. Di samping itu, bonus e-book dan sumber-sumber penghasilan alternatif bagi seorang blogger pun disajikan pada cd bonus. Kekurangan buku ini, karena pada beberapa gambar terlihat agak blur sehingga sedikit mengganggu.
Buku ini ditulis oleh Assep Purna Mulyanto dan diterbitkan oleh OASE.
Selengkapnya...
